Home » News » Ancora Pro Series 3 : Press Release

Ancora Pro Series 3 : Press Release

Posted on June 14, 2010 by ota | Categories: News | link

Benny Kasiadi menjuarai Ancora Pro Series III yang digelar di Padang Golf Modern, Tangerang, Banten, 25-27 Mei 2010. Dia berhasil menggusur pemain senior Maan Nasim yang sempat memimpin di dua hari pertama.

“Rasanya merinding. Hari ini target saya bukan mengejar Maan Nasim sebagai pemimpin klasemen. Saya dan bapak (Kasiadi) mempunyai target pribadi, yaitu bermain 5 atau 6 under.Target itu tidak tercapai karena saya hanya bermain 3 under. Tapi, dengan hasil itu saya malah mendapat gelar juara,” kata Benny yang tidak bisa menutupi rasa gembiranya setelah bermain di hari terakhir. Ini adalah gelar pertama Benny setelah akhir tahun lalu memutuskan hijrah menjadi pemain pro.

Benny menang satu pukulan dari Rory Hie. Posisi ketiga ditempati oleh Henry Nasim yang mencetak 212 pukulan atau 4 pukulan di bawah par selama tiga hari. Maan Nasim yang selama dua hari pertama selalu memimpin harus puas di  peringkat kelima bersama Asep Capri. Mereka masing-masing mencetak 214 pukulan atau 2 pukulan di bawah par.

Ancora Pro Series III ini digelar oleh Ancora Indonesia bekerja sama dengan Persatuan Golf Profesional Indonesia (PGPI) selaku badan sanction. Gangguan cuaca sempat mewarnai turnamen itu,  tapi untungnya hal tersebut tidak menyurutkan semangat para pemain yang ikut dalam turnamen ini.

Di hari pertama turnamen dibuka dengan cuaca cerah. Namun pada siang hari hujan tak dapat dibendung. Karena hujan yang deras dan disertai petir, turnamen pun terpaksa sempat dihentikan. Pada pukul 16.00 WIB  pertandingan kembali dilanjutkan. Di akhir hari pertama, Maan Nasim memimpin dengan mencetak 67 pukulan atau 5 pukulan di bawah par. Posisi kedua ditempati oleh empat pemain (ties) Henry Nasim, Junaidi Ibrahim, Dana Mahmud, Kim Dong Wook, dan Rory Hie yang masing-masing mencetak  70 pukulan atau 2 pukulan di bawah par.

 “Tantangan terberat dari Padang Golf Modern adalah green-nya. Kondisi green yang keras membuat para pemain kesulitan untuk mengambil keputusan dalam memilih stik saat short game dan second shoot,” kata Yahya Abidin, pemain Ancora Sport. Hal yang sama juga diungkapkan Henry Nasim.

Di kelompok amatir, Rinaldi Adiyandono memimpin dengan mencetak 74 pukulan atau dua di atas par. Disusul oleh Jordan Irawan yang bermain 4 di atas par. Fahmi Reza menyusul dengan 5 pukulan di atas par. Ketiga amatir ini merupakan pemain Ancora Sports.

Pada hari kedua, turnamen berjalan mulus seiring dengan cuaca yang sangat cerah. Maan Nasim tetap memimpin. Dia mencetak 70 pukulan yang berarti 137 pukulan selama dua hari atau 7 pukulan di bawah par. Di kelompok amatir, Rinaldi dan Fahmi lolos cut off. Batas cutt off 151 pukulan atau 7 pukulan di atas par. Total 42 pemain yang lolos ke babak final.

Aldi Juara Amatir

Di kelompok amatir, Rinaldi Adiyandono kembali menjadi juara. Dari tiga hari bermain, pemain yang bernaung di bawah Ancora Sport ini mencetak 217 pukulan atau satu di atas par. Di hari ketiga, Aldi bermain cemerlang, mencetak 69 pukulan atau tiga di bawah par. Dua hari sebelumnya, berturut-turut mencetak 74 pukulan atau dua di atas par.

“Di hari ketiga ini saya merubah strategi permainan. Untuk tee off saya lebih banyak menggunakan 3 wood dan hybrid. Sebelumnya saya selalu menggunakan driver. Ternyata strategi itu berhasil karena green lapangan ini memang keras, sehingga dibutuhkan full swing untuk second shot-nya,” kata Aldi. Baginya  ini merupakan kemenangan kedua berturut-turut di Ancora Pro Series. “Pastinya saya senang. Saya merasa puas karena di hari ketiga bisa mencetak hasil yang lebih bagus dibandingkan dua hari sebelumnya”. [PGPI]