Home » News » Benny Kasiadi Rebut Gelar Pertama di Ancora Pro Series 3

Benny Kasiadi Rebut Gelar Pertama di Ancora Pro Series 3

Posted on June 10, 2010 by ota | Categories: News | link

JAKARTA (Suara Karya) Langkah mantan pegolf amatir Benny Kasiadi terjun ke arena profesional mulai berbuah manis. Kesukses-annya di amatir juga berlanjut di arena golf profesional setelah merebut gelar juara pada turnamen Ancora Pro Series3 di Lapangan Golf Modem, Tangerang, kemarin.

Benny tampil sebagai juara setelah mencetak skor 209atau 7 di bawah par, sekaligus menjadi yang terbaik di antara 40 peserta pada turnamen yang berlangsung tiga hari tersebut. Peraih medali perunggu di SEA Games 2009 lalu ini menyingkirkan sejumlah nama beken, seperti Ron Hie dan Henri Naasim yang harus puas berada di posisi dua dan tiga setelah masing-masing mencetak skor

210dan 212 atau enam dan empat di bawah par. “Saya senang akhirnya bisa membuktikan bahwa saya bisa juga menjadi yang terbaik di arena golf pro,” ujar Benny usai acara penyerahan hadiah dimana ia berhak atas uang senilai Rp 24 juta sebagai juara pertama “Saya hanya fokus pada pertandingan dan tidak punya target juara. Namun karena saya punya planning managament course, maka hal itu sangat membantu saya mencapai sukses ini,” kata Benny yang baru resmi terjun ke arena golf profesional Januari 2010 ini.

Putra mantan pegolf pro era 90-an, Kasiadi, sesungguhnya tidak percaya bisa tampil sebagai juara. Karena sampai pada hari kedua ia masih berada di belakang pegolf Rorie Hie dan Maan Nasim yang pada dua hari pertama bergantian memimpin lomba. “Rasanya merinding. Hari ini target saya bukan mengejar Maan yang menjadi pimpinan lomba, Saya punya target pribadi membukukan 5 atau 6 under, target itu tidak tercapai karena hanya mampu bermain 3 under. Tapi dengan hasil itu saya malah bisa jadi juara,” ujar Benny yang tak bisa menyembunyikan rasa senangnya

Maan Nasim yang sehari sebelumnya menjadi pimpinan lomba akhirnya harus puas menempati posisi lima bersama Asep Capri. Keduanya mencetak skor 214 atau dua di atas par. Sedangkan Henry Nasim yang tak lain adalah putra Maan Nasim dan berada di peringkat tiga pada akhir lomba mengatakan, green yang keras menjadi tantangan terbarat bagi seluruh peserta dalam menentukan pukulan yang akan dilakukan. “Para pemain kesulitan dalam menentukan stick dalam melakukan pukulan kedua,” katanya, hal itu dibenarkan oleh pegolf Yahya Abidin.

Untuk pegolf amatir yang juga ambil bagian pada event ini, keluar sebagai pegolf terbaik adalah Rinaldi Adiyandono yang mencetak skor 217 atau 1 di atas par. Kemenangan itu direbutnya setelah ia bermain mengesankan pada hari terakhir dengan skor 69 atau tiga di bawah par. Dua hari sebelumnya, pemain binaan Ancora Sport ini berturut-turut membukukan angka 74 atau dua di atas par. (wom f.uxji/ http://bataviase.co.id/node/228799)