Wednesday, May 27, 2009

Kembali Ke Serpong!

Pasti masih belum lepas dari ingatan kita saat pegolf Filipina Juvic Pagunsan secara dramatis menutup permainannya di hole 18 Damai Indah Golf-Bumi Serpong Damai Course dengan sebuah eagle-putt menawan untuk mengandaskan harapan club house leader Gaganjeet Bhular dalam penyelenggaraan Pertamina Indonesia President Invitational (PIPI) yang pertama tahun 2007 lalu.

Setelah dimainkan di Pantai Indah Kapuk Course tahun lalu, persaingan para pegolf Asian Tour dalam turnamen berhadiah US$400,000 tersebut kembali akan digelar di lapangan golf yang berlokasi di kawasan Serpong Tangerang tersebut. Namun dengan kontur green yang telah diubah melalui proses renovasi selama satu tahun kebelakang, tentunya Juvic Pagunsan tak akan menemui kondisi yang sama seperti ketika dirinya berhasil meraih juara dua tahun silam.

Namun apapun kondisinya, seri turnamen yang di prakarsai oleh Ancora Sports ini tetap akan menjadi peristiwa penting dalam upaya merangsang perkembangan olah raga golf di tanah air, khususnya golf profesional.

Para pecinta golf Indonesia bakal menjadi saksi atas 30 pegolf nasional (pro dan amatir) yang turut berlaga dalam seri turnamen yang didukung oleh Pertamina sebagai title sponsor dan Qatar Telecom sebagai main sponsor tersebut.

Partisipasi PGPI, co-sanctioner event besar ini, tak luput menyandarkan harapan kepada para pegolf terbaik tuan rumah yang berlaga dalam turnamen ini, yang mana pemilihan peserta anggota PGPI diambil dari daftar ranking Order Of Merit PGPI.

Begitu pun pihak asosiasi amatir PGI sebagai organizing body, dimana dua orang pegolf amatir kita pernah menduduki posisi Lowest Amateur dalam dua kali penyelenggaraan sebelumnya, yaitu Benny Kasiadi (2007) dan Andik Mauludin pada tahun 2008 lalu. Namun tahun ini, Andik dapat dipastikan berlaga sebagai pegolf profesional setelah alih statusnya Desember 2008 lalu.

Menyaksikan ketrampilan para pegolf Asian Tour menghadirkan keasyikan tersendiri bagi masyarakat pecinta golf di Indonesia. Terlebih lagi apabila pihak penyelenggara mampu mendatangkan pemain bintang, dimana pada tahun 2007 lalu Ancora Sports mendatangkan bintang Ryder Cup Eropa asal Inggris, Lee Westwood.

Pemain Asian Tour pun kini sudah banyak yang mulai ‘berbicara’ dalam event-event European Tour, seperti pegolf Thailand Thongchai Jaidee atau pegolf Amerika keturunan Korea, Anthony Kang yang telah mengukir prestasi dengan tinta emas. Dan tentunya pegolf India yang telah merambah turnamen Major dunia Jeev Milkha Singh.

Persaingan golf internasional yang mulai marak di negeri ini tentunya membersitkan harapan akan kejutan-kejutan yang menggembirakan, yaitu berprestasinya para pegolf kita, baik profesional maupun amatir. Dan bergeliatnya golf tingkat manca negara sejak tahun 2005 hingga kini, dimana para pegolf lokal masih belum dapat menunjukkan prestasi mereka yang terbaik.

Rory Hie Hidayat yang sempat menjuarai event Asean Tour di Imperial, kiranya akan dijadikan salah satu pegolf favorit untuk tampil mengangkat nama Indonesia. Setidaknya kini ia telah masuk kedalam daftar World Ranking, walau masih dalam posisi 900-an. Saat berita ini diturunkan ia tengah berada di Italia untuk mengikuti seri European PGA Tour.

Terkait dengan upaya meningkatkan prestasi para pegolf lokal, Ancora Sports dengan sanction dari PGPI, akan menyelenggarakan 2 turnamen, masing-masing di Gading Serpong pada akhir Mei ini dan di Imperial pada pertengahan Juni. Hal ini dimaksudkan agar para pegolf dalam negeri, memiliki kesempatan mengasah keterampilan, dan lebih siap menyongsong kehadiran Pertamina Indonesia President Invitational III, 2009. Dan dalam dua kejuaraan tersebut Ancora Sports menyediakan hadiah uang senilai Rp 300 juta.

Pertamina Indonesia President Invitational tahun ini di Serpong pada bulan Juli mendatang, benar benar ditunggu oleh para pengamat dan golf fans lokal dengan perasaan ‘harap-harap cemas’. Mampukah kita berbicara di negeri sendiri? Ataukah hanya akan sekadar “bertamu” belaka?

Article Courtesy of The Flag